Jumat, 31 Oktober 2014

Waspada! Polusi Dalam Ruangan 5 Kali Lebih Berbahaya!

Di Amerika Serikat, rata-rata penduduknya menghabiskan 90 persen waktu mereka di dalam ruangan. Banyak yang sudah menyadari polusi udara di luar ruangan dapat merusak kesehatan mereka. Namun, rupanya banyak yang tidak mengetahui bahwa polutan di dalam ruangan juga sama berbahayanya. 

Studi Environmental Protection Agency (EPA) membuktikan, level polutan di dalam ruangan dapat 2-5 kali, bahkan terkadang dapat lebih dari 100 kali, lebih tinggi daripada level polutan di luar ruangan. Polutan udara di dalam ruangan telah menduduki lima besar lingkungan yang berisiko buruk terhadap kesehatan manusia. Gejala yang timbul terkadang tidak kentara atau tak selalu mudah disadari, bahkan terasa langsung di tubuh.

Fungsi Taman Dan Kolam Di Rumah

Pada umumnya, kolam ikan, kolam air terjun, dan taman-taman kecil hanya untuk memperindah suatu bangunan. Namun, ketiga hal tersebut dapat membuat rumah sejuk, bahkan dengan penataan yang tepat akan tercipta sebuah inspirasi tanaman dan kolam peredam suara.


Selain untuk terapi mata, suara gemericik kolam ikan membuat kita nyaman dan membuat suasana rumah menjadi lebih adem. Peletakan kolam boleh di depan teras atau mengelilingi teras. Hal ini dapat membuat udara di teras menjadi sejuk karena air dalam kolam bersirkulasi dan menggantikan panas udara. 

Tren Terbaru Kanopi Hijau

Pemakaian "dinding hijau" di kawasan perkantoran dan residensial untuk memaksimalkan penggunaan lahan sempit sembari mempertahankan kualitas udara tampaknya sudah ketinggalan zaman. Kini, pemilik usaha maupun pemilik rumah juga bisa menggunakan "kanopi hijau" atau kanopi peneduh yang bisa dibuat menggunakan tanaman. 


Hal tersebut sudah seperti terlihat pada Harmony Arts Festival di West Vancouver, British Columbia. Di tengah teriknya matahari, pengunjung festival bisa menikmati teduh dan sejuknya efek dari penggunaan "kanopi hijau" tersebut.

Apa Psychedelic?

Menyatukan lukisan dengan arsitektur, seniman asal New York, Markus Linnenbrink, telah mengubah dua ruang pameran di Kunsthalle, N├╝rnberg, menjadi sebuah kanvas tak berujung. Lantai, dinding, dan langit-langit dari situs seni di Jerman itu telah berpigmen dengan ragam garis paralel berwarna-warni. 



Melintasi ruang-ruang galeri, Linnenbrink membuat spesifik permainan garis-garis itu, sekaligus ingin menunjukkan gagasan ruang yang tanpa henti berkembang. Adaptasi warna itu, yang ia beri judul 'Wasserscheide' (Tugu Peringatan), berusaha membangkitkan rasa liar. Nuansa psychedelic di dalamnya membuat pengunjung hampir kesulitas untuk mengikutinya.